Rabu, 31 Oktober 2012


MENGHEMAT ENERGI LISTRIK TANPA MENGURANGI NILAI KENYAMANAN

Energi primer pembangkit listrik PLN masih banyak menggunakan energi yang tidak terbarukan seperti Batu Bara, BBG, BBM, dll. Sumber daya energi semakin lama semakin sulit, mahal dan langka. Akibatnya listrik sebagai produk akhir yang dihasilkan pembangkit menjadi mahal. Maka dari itu hendaknya pemakaian energi listrik harus lebih hemat agar efektif dan efisien sesuai kebutuhan.

Ø  Prinsip - prinsip yang perlu diperhatikan :
1.       Memilih peralatan listrik yang sesuai dengan kebutuhan.
2.       Membentuk prilaku anggota rumah tangga yang hemat listrik.
3.       Menggunakan alat-alat listrik yang sesuai secara bergantian.
4.       Menggunakan tenaga listrik untuk menambah pendapatan rumah tangga, pada dasarnya peralatan listrik    sudah dirancang untuk pemakaian listrik yang hemat.
Pada prakteknya masih banyak ditemukan pemborosan energi listrik, hal ini dapat terjadi antara lain karena penggunaan alat listrik yang kurang tepat
Ø  Tips-tips menggunakan alat listrik dengan hemat, contohnya :
a.       Pemilihan jenis lampu.
Masyarakat cenderung memilih lampu yang murah dan mudah didapat dipasaran.
b.       Ruang hemat listrik.
Usahakan fentilasi jendela rumah yang besar dan luas akan membuat penetrasi cahaya matahari bekerja lebih baik sehingga tidak perlu menggunakan cahaya lampu lagi.
c.        Ruang AC.
Bila menggunakan AC seharusnya ruangan ditata dengan baik usahakan aliran angin dari luar ruangan dapat masuk ke dalam ruangan dan sebaliknya.
d.       Pengecatan Dinding.
        Pengecetan ruangan seharusnya menggunakan warna yang cerah saja, karena warna yang terang dapat memantulkan cahaya sehingga ruangan menjadi terang.
Ø  Mesin Pendingin Hemat Listrik.
1.       Penggunaan Kulkas Agar Hemat Listrik.
a.       Membuka pintu lemari es seperlunya
b.       Jangan Mengisi Kulkas Terlalu Penuh.
c.        Minimal 15 cm dari dinding/tembok
d.       Jauhkan dari Sumber Panas.
e.        Membersihkan Kondensor dan Mengatur Suhu Kulkas
2.       Menggunakan AC.
3.       Memilih AC hemat energi dan daya yang sesuai dengan besarnya ruangan.
4.       Mematikan AC bila ruangan tidak digunakan.
5.       Mengatur suhu ruangan secukupnya, tidak menyetel AC terlalu dingin.
6.       Menutup pintu, jendela dan ventilasi ruangan agar udara panas dari luar tidak masuk.
7.       Menempatkan AC sejauh mungkin dari sinar matahari langsung agar efek pendingin tidak berkurang.
8.       Membersihkan saringan (filter) udara dengan teratur.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Copyright by : FK-PKPPK Halim Perdanakusuma International Airport
Office : ARFFS Building Halim Perdanakusuma International Airport - Jakarta