MENGHEMAT ENERGI
LISTRIK TANPA MENGURANGI NILAI KENYAMANAN
Energi primer pembangkit
listrik PLN masih banyak menggunakan energi yang tidak terbarukan seperti Batu
Bara, BBG, BBM, dll. Sumber daya energi semakin lama semakin sulit, mahal dan
langka. Akibatnya listrik sebagai produk akhir yang dihasilkan pembangkit
menjadi mahal. Maka dari itu hendaknya pemakaian energi listrik harus lebih
hemat agar efektif dan efisien sesuai kebutuhan.
Ø Prinsip - prinsip yang perlu diperhatikan :
1.
Memilih
peralatan listrik yang sesuai dengan kebutuhan.
2.
Membentuk
prilaku anggota rumah tangga yang hemat listrik.
3.
Menggunakan
alat-alat listrik yang sesuai secara bergantian.
4. Menggunakan
tenaga listrik untuk menambah pendapatan rumah tangga, pada dasarnya peralatan
listrik sudah dirancang untuk pemakaian listrik yang hemat.
Pada prakteknya
masih banyak ditemukan pemborosan energi listrik, hal ini dapat terjadi antara
lain karena penggunaan alat listrik yang kurang tepat
Ø Tips-tips menggunakan alat listrik dengan hemat,
contohnya :
a.
Pemilihan jenis
lampu.
Masyarakat
cenderung memilih lampu yang murah dan mudah didapat dipasaran.
b.
Ruang hemat
listrik.
Usahakan fentilasi
jendela rumah yang besar dan luas akan membuat penetrasi cahaya matahari
bekerja lebih baik sehingga tidak perlu menggunakan cahaya lampu lagi.
c.
Ruang AC.
Bila menggunakan
AC seharusnya ruangan ditata dengan baik usahakan aliran angin dari luar ruangan
dapat masuk ke dalam ruangan dan sebaliknya.
d.
Pengecatan
Dinding.
Pengecetan
ruangan seharusnya menggunakan warna yang cerah saja, karena warna yang terang
dapat memantulkan cahaya sehingga ruangan menjadi terang.
Ø Mesin Pendingin Hemat Listrik.
1.
Penggunaan
Kulkas Agar Hemat Listrik.
a.
Membuka
pintu lemari es seperlunya
b.
Jangan
Mengisi Kulkas Terlalu Penuh.
c.
Minimal
15 cm dari dinding/tembok
d.
Jauhkan
dari Sumber Panas.
e.
Membersihkan
Kondensor dan Mengatur Suhu Kulkas
2.
Menggunakan
AC.
3.
Memilih
AC hemat energi dan daya yang sesuai dengan besarnya ruangan.
4.
Mematikan
AC bila ruangan tidak digunakan.
5.
Mengatur
suhu ruangan secukupnya, tidak menyetel AC terlalu dingin.
6.
Menutup
pintu, jendela dan ventilasi ruangan agar udara panas dari luar tidak masuk.
7.
Menempatkan
AC sejauh mungkin dari sinar matahari langsung agar efek pendingin tidak
berkurang.
8.
Membersihkan
saringan (filter) udara dengan teratur.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar